Posts

Samudera Ilmu

Image
 Salah satu yang menarik dari kehidupan dunia adalah ilmu. Yess, ilmu. Ilmu itu apa? Sederhana saja; pengetahuan-pengetahuan seputar kehidupan. Baik soal dunia maupun akhirat. Dalam perspektif barat, ilmu tidak ada tarikannya dengan soal-soal ukhrawi. Murni duniawi. Namun bagi penganut agama, terutama agama samawi, ilmu itu terkait erat dengan kehidupan setelah dunia. Jadi beyond duniawi. Ya kehidupan dunia, dan terhubung dengan kehidupan akhirat. Saat ini, perkembangan ilmu sangat luar biasa cepatnya. Pengetahuan kontemporer terus berkembang pesat. Ada soal digitalisasi, internet of things, cloud dan lainnya. Ada juga pengetahuan klasik seputar agama yang ditransmisikan melalui kitab-kitab kuno atau kitab kuning. Ada juga pengetahuan yang ditransfer melalui sekolah, lembaga pendidikan maupun babad, kisah masyarakat sampai di dalam keluarga. Semuanya adalah sumber pengetahuan. Ada juga ilmu yang sekarang bisa didapat dengan mudah melalui teknologi digital seperti youtube, website, maup

Mindset Digital

Image
Digitalisasi benar-benar saat ini sudah tidak bisa dihindarkan. Mereka yang tidak beradaptasi masuk ke digitalisasi akan terlambat, dan bahkan bisa kalah. Termasuk dalam konteks bisnis, digitalisasi saat ini sudah tidak bisa ditolak.  Siapapun yang masuk dalam bisnis, suka tidak suka, mau tidak mau, harus masuk dalam ekosistem digital. Ini sebuah keharusan yang harus dilakukan.  Fardhu ain, kalau dalam bahasa agama. Masalahnya, kita kadang masih terjebak dalam cara berpikir konvensional. Ortodoks dan tradisional. Digitalisasi adalah modernisasi terbaru atau bagian dari modernisasi yang terus berjalan. Artinya selama kita masuk dalam kehidupan modernisasi, maka logika modernisasi harus kita terima. Termasuk juga digitalisasi dalam segala aspek. Termasuk dalam dunia bisnis, digitalisasi adalah keajiban yang tidak bisa ditolak lagi. Berbagai perusahaan kini sedang terus mengadaptasikan mental dan perilaku mereka untuk menginternalisasi soal digitalisasi ini. Dan sebelum mental dan perilak

Kemenangan

Image
Kemenangan, kejayaan, kesuksesan, keberhasilan sejatinya itu adalah sesuatu yang harus diperjuangkan. Itu muncul dari dalam diri sebagai cita-cita dan impian untuk bisa direalisasikan. Semua orang bisa jadi memiliki cita-cita dan impian, tapi tidak semua orang memiliki effort atau semangat untuk merealisisasikan atau mewujudkan cita-cita tersebut. Hanya orang-orang tertentu atau pilihan saja yang mau bersungguh-sungguh untuk memperjuangkan impian. Bukan sekedar dalam wujud angan-angan, tapi juga diusahakan untuk bisa mewujud menjadi sebuah hasil. Mereka yang menang adalah yang sungguh-sungguh serius memperjuangkan. Benar-benar berjuang. Merekalah pemenang sesungguhnya. Sementara pecundang adalah orang-orang yang hanya berpikir impian, namun sebatas impian dan tidak mau sungguh-sungguh berjuang untuk bisa direalisasikan. Lihatlah sejarah para pemenang, orang-orang sukses, orang-orang berhasil. Mereka benar-benar berjuang dengan kesungguhan. Upaya yang tidak ada kata henti dan selalu unt

Ibadah yang Agung

Image
Ketaatan pada Tuhan itu dibuktikan dengan ibadah. Ibadah adalah segala perilaku, pikiran, perbuatan yang kita lakukan dalam rangka menterjemahkan iman pada Yang Kuasa. Jadi, urutannya, iman harus ada terlebih dahulu. Karena itu, dalam setiap agama, maka iman adalah kunci yang harus dimiliki sebelum sampai pada implementasi. Iman itu tidak tertangkap mata biasa. Ia letaknya di dalam hati. Iman ada dalam perasaan dan suasana kebatinan manusia. Iman bisa tertangkap atau terlihat mata biasa ketika berujud dalam ketaatan pada perintah Allah dan menjauhi larangan Allah. Kita bahasakan dengan ibadah. Ibadah ada beraneka ragam lagi bentuk dan ujudnya. Dalam bahasa syariat, ada beraneka rupa ibadah yang dilaksanakan untuk menunjukan ketaatan manusia pada sang Penciptanya. Jika mau ditelaah lebih jauh, semua ibadah yang diminta Tuhan itu bersifat agung. Sebab itu perintah Tuhan secara langsung yang disampaikan melalui Nabi atau Rasul-Nya. Jadi, apapun yang kita niatkan sebenarnya adalah melaksan

Makna Hidup

Image
Apa makna sesungguhnya hidup itu? Simple dan sederahana sebenarnya. Makna hidup yang sebenarnya adalah menjalani ketaatan pada Allah. Itu yang utama. Di luar itu bisa jadi kita sebut hanya sebagai pelengkap saja. Ya ketaatan pada Allah. Banyak orang di sana mencari makna hidup. Mereka melakukan banyak hal seperti dengan mencari guru, pergi ke hutan, berpindah agama, dan hal-hal lainnya. Mereka hanya mencari satu hal; apa makna hidup sesungguhnya. Itu semua karena mereka kehilangan kompas hidup. Hati dan jiwa mereka merasa kosong. Pikiran mereka merasa semerawut. Badannya hanya bertugas memakan benda-benda bersifat fisik. Tapi pikiran dan jiwanya tidak terasupi dengan asupan yang cukup tentang apa sesungguhnya makna hidup. Itu semua karena kosongnya ilmu. Mereka tidak memiliki pengetahuan tentang makna hidup itu. Mereka juga tidak mencari dengan sungguh-sungguh akan hal tersebut. Alhasil, mereka bisa terombang-ambing dalam kehampaan dan kesepian jiwa. Mereka menjalani hidup hanya untuk

Sulit Dijinakan

Image
Suhu politik tiba-tiba menghangat. Itu tidak lepas dari kepulangan Habib Rizieq Shihab dari Arab Saudi. Peta politik dan analisis juga tiba-tiba berubah. Jika kemarin suasana sosial politik kita dihebohkan dengan kritik elemen-elemen anti pemerintah Jokowi berbasis kumpulan seperti Kesatuan Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) dan pribadi-pribadi seperti Rizal Ramli, Said Didu, Faisal Bahri dengan isu soal Omnibulaw, ancaman kebebasan berpendapat, dan lainnya, kini isu berubah setelah kedatangan Habib Rizieq. Setelah tiga tahun berada di Arab Saudi untuk menghindari kasus hukum- versi pendukung Habib Rizieq dipaksakan, versi pemerintah harus menjalani sebagai warga negara yang baik-, Habib Rizieq pulang. Kepulangannya ternyata membikin heboh. Tidak hanya dalam membuat panas situasai politik tapi sampai di media sosial. Tidak dinyana, kepulangannya disambut ribuan orang yang menjemput di Bandara Soekarno-Hatta dengan gegap gempita. Tidak ada yang bisa menghalangi para penyambut Imam Besa

Entrepreuner

Image
Hari-hari ini kata entrepreuner atau wirausaha sangat digemari. Banyak orang memperbincangkan. Ini tidak lepas dari masih minimnya jumlah entrepreuner dalam kehidupan bangsa. Secara umum, persoalan ekonomi juga masih kalah kuat wacananya dengan politik. Masyarakat juga masih lebih suka memperbincangkan politik daripada ekonomi.  Ada beberapa kalangan kemudian mencoba mengangkat keprihatinan dengan masih minimnya wirausaha atau enterpreuner untuk mengimbangi dominasi wacana politik. Sekaligus juga mendorong hadirnya entrepreunur sebagai kekuatan bangsa karena di berbagai negara lain, semakin besar jumlah entrepreuner, maka semakin jaya, besar dan makmur pula negara tersebut. Aku sendiri baru menemukan kata-kata entrepreuner saat mahasiswa. Itupun masih menjadi sekilas saja karena kesibukan sebagai aktivis organisasi saat itu dan prosese perkuliahan. Latar belakang keluargaku yang guru dan petani dan masyarakat desa juga membuat diriku tidak begitu mengenal dan akrab dengan dunia entrepr